PPKM di perpanjang, membuat Pejuang Nafkah harian kehilangan pekerjaan

Mas Rinaldi (43 tahun) yang berprofesi sebagai supir angkot di daerah kabupaten Bogor. Harus rela kehilangan pendapatannya sebagai sopir angkot akibat dampak dari PPKM yang di perpanjang..

Padahal beliau harus menafkahi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia ..

“Yah, beginilah mas, nasib jadi orang ga punya, apa-apa serba susah mau makan besok aja harus mikir, kadang kalau lg banyak penumpang dan setoran bagus alhamdulillah bisa bawa lauk enak buat orang tua dan istri saya.. Tapi semenjak PPKM ini, mau makan aja sulit mas minta sana-sini”

Melalui program PPKM tim ESQ Kemanusiaan mengajak Mas Rinaldi secara langsung untuk membeli kebutuhan hariannya

“Mas, Ibu saya suka susu, tapi ini harganya mahal 35 ribu mas? Boleh ga beli yang ini?”

Saat tim ESQ Kemanusiaan mendengar itu, *sedih rasanya ketika hal-hal yang kita anggap biasa, bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi orang lain*

Mari bersama kita bantu para pejuang nafkah harian melalui program *Peduli Pangan dan Kesehatan Masyarakat* untuk membantu perjuangan mereka selama Pandemi ini

Bantuan bisa disalurkan melalui :
Bank Syariah Indonesia (Ex-BSM) 7165.7165.95 A.n yayasan wakaf bangun nurani bangsa

#esqkemanusiaan#esq#wakaf165#lembagakemanusiaan

Leave a Reply